31 August 2012

Sering Tabrakan, Dibuatlah Lampu Lalu Lintas

LAMPU lalu lintas sudah digunakan sebelum ada kendaraan bermotor. Tahun  1868 di Inggris, insinyur JP Knight menemukan lampu lalu lintas pertama dengan lentera merah dan hijau sebagai sinyal. Lantas apa fungsi lampu lalu lintas pada saat itu? Lampu itu dipasang di persimpangan George dan Jembatan Jalan di depan British House of Commons untuk mengontrol aliran kereta kuda dan pejalan kaki. Pengatur lalu lintas untuk kendaraan bermotor diperkenalkan di Amerika Serikat pada akhir 1890-an. Saat itu kebutuhan untuk kontrol lalu lintas menjadi jelas. Sejumlah penemu pun datang dengan ide-ide untuk pengendalian lalu lintas. Tahun 1917, William Ghiglieri mematenkan sistem lampu lalu lintas pertama yang menggunakan lampu merah dan hijau dengan pengoperasian secara manual atau otomatis. Cahaya kuning ditambahkan pada tahun 1920 oleh William Potts, seorang polisi Detroit. Dia menemukan beberapa sistem lampu lalu lintas, termasuk cara menggantung empat sistem, akan tetapi tidak dipatenkan. Hak paten menjadi milik Garret Morgan pada tahun 1923 dan dibeli oleh General Electric (GE) yang kemudian mulai membangun dan memasarkan lampu lalu lintas untuk pasar nasional. Awal penemuan ini diawali ketika suatu hari ia melihat tabrakan antara mobil dan kereta kuda. Kemudian ia berpikir bagaimana cara menemukan suatu pengatur lalu lintas yang lebih aman dan efektif. Penemuan Morgan ini memiliki kontribusi yang cukup besar bagi pengaturan lalu lintas, ia menciptakan lampu lalu lintas berbentuk huruf T. Lampu ini terdiri dari tiga lampu, yaitu sinyal stop (lampu merah), go (lampu hijau), posisi stop (lampu kuning). Lampu kuninglah yang memberikan interval waktu untuk mulai berjalan atau berhenti. Lampu kuning pun memberi kesempatan untuk berhenti dan berjalan secara perlahan. (dedi)***

No comments: