31 August 2012

AC sudah ada sejak jaman Romawi

SEJAK jaman Romawi, AC (Air Conditioner) sudah ditemukan, yaitu dengan membuat penampung air yang mengalir di dalam dinding rumah sehingga menurunkan suhu ruangan. Saat itu hanya orang tertentu saja yang bias membuat AC, karena biaya untuk membuat AC sangatlah mahal. Diperlukan air yang banyak dan juga bangunan yang tidak biasa. Hanya para raja dan orang kaya saja yang dapat membangunnya. Tahun 1820, Michael Faraday menemukan cara baru mendinginkan udara dengan menggunakan Gas. Pada tahun 1842, Dr. Jhon Gorrie menemukan cara mendinginkan ruangan di rumah sakit Apalachicola, Amerika.  Penemuan ini adalah cikal bakal dari teknologi AC. Namun, sebelum sempurna beliau sudah meninggal pada tahun 1855. Beliau terinspirasi membuat AC  karena banyaknya pasien yang menderita malaria atau penyakin lain dengan gejala demam tinggi. pria kelahiran 3 Oktober 1802 itu berpikir bagaimana caranya agar suhu tubuh para pasien bisa turun. Ia terinspirasi ketika  melihat kipas angin yang ada di depannya. Ia memasang bongkahan es batu di depan kipas, sehingga hawa dingin es bisa tersebar oleh tiupan angin dari kipas. John berniat menyeriusi pembuatan mesin pendingin (AC). Tahun 1844, John merancang dan mengembangkan mesin eksperimen pembuat es. Mesinnya didasarkan pada hukum fisika bahwa panas selalu mengalir dari gas atau cairan yang lebih panas menuju gas atau cairan yang lebih dingin. Mesin tersebut bekerja dengan cara memadatkan gas (kompres) sehingga menjadi panas, kemudian gas tersebut dialirkan ke koil-koil untuk diturunkan tekanannya (dekompres). Udara pun menjadi dingin. Tahun 1845, Gorrie memutuskan berhenti praktik sebagai dokter untuk mengembangkan penemuannya. Enam tahun berikutnya, ia berhasil menerima hak paten dan menjadi hak paten pertama yang dikeluarkan untuk sebuah mesin pendingin. Penggunaan AC untuk perumahan baru dikembangkan pada tahun 1927 dan pertama dipakai di sebuah rumah di Mineapolis, Minnesota. (dedi)***

No comments: