16 November 2012

Kehujanan, Tapi Tetap Kering


SEBUAH instalasi seni kini ramai dibicarakan oleh hampir semua orang di London, Inggris. Sebuah ruangan yang dialiri air hujan, namun tidak akan membuat kita basah kuyup. Pengunjung dapat mengontrol jatuhnya air hujan hanya dengan melakukan pijakan ke bagian yang terkena hujan. Tetesan air hujan yang jatuh benar-benar air nyata dengan jumlah sebanyak 100 meter persegi. Air tersebut mengalir dari atas atap ruang pamer. Dikutip The Guardian, para seniman dari Random International mengatakan jika mereka ingin mendorong para pengunjung keluar dari zona nyaman mereka. Untuk mendapatkan hal tersebut, tidak ada yang lebih baik selain bermain dengan respon cepat dan intuisi manusia. Salah satunya dengan ruangan hujan ini. Semua orang tahu jika hujan akan membuat mereka basah, namun kali ini kita harus percaya jika kita akan tetap kering. “Mengamati bagaimana hasil tak terduga akan tampak dan eksperimen dengan perilaku di dunia sering kali tidak terlihat. Oleh karena itu, simulasi adalah salah satu cara yang dapat mendorong kami,” ujar juru bicara Random International. Seorang wisatawan, Oliver Wainwright mencoba masuk ke ruang hujan. Dia mengatakan jika dirinya merasa seperti seorang Musa yang membelah Laut Merah. “Pengunjung masuk melangkah dan garis-garis vertikal yang membentuk hujan lebat itu seperti dipukul mundur. Seolah-olah dalam tubuh ini terdapat medan magnet yang tak terlihat. Saat melangkah lebih dalam, Anda akan dikelilingi oleh hujan, membungkus setiap siluet tubuh dalam kehampaan silinder yang sempurna. Ini adalah pengalaman yang mengejutkan," ungkapnya. ***

No comments: