11 October 2012

Silet, terinspirasi sang penemu saat bercukur


KING Camp Gillette, sang penemu silet yang aman untuk bercukur, dilahirkan di Fond du Lac, Wisconsin pada tahun 1855. Untuk mencukupi hidup ketika rumah keluarganya hancur karena kebakaran Chicago di tahun 1871, Gillette menjadi seorang penjual keliling. Pekerjaan ini mempertemukan dia dengan William Painter, penemu dari tutup botol berbentuk mahkota sekali pakai, yang menasehati Gillette bahwa sebuah penemuan yang sukses adalah satu penemuan yang dibeli berulang kali oleh pelanggan yang puas. Pada 1895, setelah bertahun-tahun berjibaku, memikirkan dan menolak penemuan yang memungkinkan, Gillette tiba tiba mempunyai ide cemerlang ketika bercukur di pagi hari. Sebuah alat cukur yang aman, tidak mahal dan dengan pisau tajam yang bisa dibuang bila sudah usang. Gillete butuh 6 tahun untuk mengevolusi idenya. Selama masa itu, para pakar teknik mengatakan bahwa tidak mungkin untuk memproduksi baja yang kuat, tipis dan cukup murah untuk dibuat secara komersial sebagai pisau cukur yang bisa dibuang. Lalu pada tahun 1901, lulusan MIT ( Massachusetts Institute of Technology ), William Nickerson setuju untuk mencoba ide Gillete.  Pada 15 November 1904, hak paten no. 775.134 diberikan kepada King C. Gillette untuk penemuan silet yang aman untuk bercukur.. Produksi dari Gillette ® safety razor dan pisau cukurnya dimulai saat Gillette Safety Razor Company memulai operasinya di South Boston. Penjualan meningkat dengan tajam. Pada masa perang dunia I, pemerintah Amerika membagikan silet Gillete kepada seluruh pasukan bersenjata. Pada akhir perang, lebih dari 3,5 juta silet dan 32 juta mata pisau digunakan oleh militer, dan mengubah seluruh negeri menjadi pemakai silet Gillete. ***

No comments: